Sehari Bersua #1

Jam weker berdering tepat pukul 04:30, adzan shubuh mulai terdengar dari toa tempat ibadah terdekat. seorang gadis bertubuh kecil, dengan rambut panjang sebahu terbangun dari tidurnya. saat Handphone sudah menjadi alat yang canggih untuk membangunkan seseorang dari tidurnya. ia masih sebegitu cintanya dengan jam weker lawas seharga 15000 ribu yang ia beli di toserba langganannya di pasar. matanya mengerjap perlahan, samar-samar melihat sekeliling kamarnya yang masih tampak gelap, karena belum terkena seberkaspun cahaya. tangannya meraba sekitar bantal, mencari jam wekernya yang masih berdering. 
Akhirnya ia duduk di atas ranjang, menahan rambutnya dengan jepit berwarna merah muda. Menyibak selimut bergambar beruang yang juga berwarna merah muda. Ia melangkah menuju dapur, mengambil teko untuk memasak air. Sambil masih mencoba sadar dari tidurnya, ia mengisi air di teko hingga 3/4 menuju penuh. Lalu memanaskannya di atas kompor. Langkahnya berlanjut menuju bilik kamar mandi. Air yang …

masa lalu

ingin aku terus berlalu
meninggalkan langkah getir di masa lalu
mencoba menghapus
sebaris sesak dalam ingatan
mencoba lupakan
sebongkah luka dalam sayatan
kadang ingin aku lantas berlari
tapi kaki terjebak dalam henti
kadang semburat luka coba sadarkan
bagaimana perihnya sebuah kebersamaan
kadang perih juga ingatkan
bahwa bersama tak lantas bahagia
tapi apa mau dikata
kala hati terjebak pada nostalgia
kala cinta hanya terpaku pada sosoknya
lelah aku menangis dalam malam-malam hampa
kesal aku berteriak pada langit ksong tak bertuan
menyerah aku akan hamparan tanah tak berbentuk
lepas... dan lepaskan...
hempas dan tinggalkan
akhirnya akupasrah pada kaki yang melangkah
TERJUN DALAM PALUNG PENYESLAN TERDALAM
dan menghilang dalam penjara kenistaan

-chika_chilato-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KKN (Kisah Kasih Nyata), Mitos atau Fakta ?

Berenang bersama warga Jogjakarta asli di kolam renang Umbang Tirta

Falling in Love with Wira Setianagara